Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Kla Project Gelar Konser Akustik

Written By Unknown on Kamis, 09 Mei 2013 | 10.20

TEMPO.CO, Jakarta - Kla Project akan menggelar konser akustik bertajuk Klakustik pada November 2013.  Konser kelompok yang digawangi oleh Katon Bagaskara, Romulo "Lilo" Radjadin dan Adi Adrian, itu merupakan bagian dari perayaan hari jadi ke-25 band yang berdiri pada 1998.
"Untuk konser nanti kami akan siapkan lagu khusus yang memang genrenya akustik,"  kata Adi Adrian saat ditemui di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2013.

Berbeda dengan konser band umumnya, Klakustik sekaligus menjadi momen syuting videklip album mereka. Hasil syuting nantinya akan dijual dalam bentuk DVD dengan jumlah terbatas, yakni hanya 1000 keping saja. Album eksklusif tersebut diharapkan dapat membawa warna baru dalam musik Indonesia yang belum pernah memakai konsep album semacam itu.

Kla Project pernah mengeluarkan lagu akustik yakni Gerimis dan Salamku Sahabat (1996). Kedua klip lagu itu dibuat berangkat dari konser akustik di Gedung Kesenian Jakarta, Maret 1996. Sang vokalis Katon Bagaskara mengakui musik akustik yang hendak ditawarkan oleh grupnya nosa diterima masyarakat. Ia mengatakan musik Kla Porject hendak mencoba masuk ke selera anak muda.

Kla Project adalah band era 90-an yang nge-hits lewat lagu-lagu lirik romantis seperti Rentang Asmara, Tentang Kita, Yogyakarta, dan Terpurukku di Sini. Kla project sempat vakum setelah ditinggalkan oleh Lilo pada tahun 2000. Lilo kembali pada tahun 2008 dengan ditandai rilis album bertajuk Kla Returns.

NURUL MAHMUDAH

Topik terhangat:
E-KTP | Vitalia Sesha & Wanita-wanita Fathanah | Perbudakan Buruh

Seleb! Terpopuler
Usaha Camelia Malik Selamatkan Rumah Tangganya 
Sys: Camelia Malik dan Harry Capri Tak Mau Bercerai 
Psy Beri Kuliah Singkat di Harvard


10.20 | 0 komentar | Read More

Mika Telah Lama Kepincut Indonesia  

TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi asal Inggris, Mika, akan gelar konser di Skenoo Hall Jakarta pada Jumat, 10 Mei 2013. Musikus berdarah Lebanon ini mengaku sudah lama ingin gelar konser di Indonesia.

"Rencana untuk konser sudah saya pikirkan sejak lama," kata Mika di kawasan Dharmawangsa, Jakarta, pada Rabu, 7 Mei 2013. "Selama bertahun-tahun saya menerima pesan dari penggemar Indonesia di My Space, Facebook, dan Twitter. Mereka mengatakan, 'Mika kenapa enggak konser di Indonesia?' Jadi akhirnya saya ke sini," kata jebolan American Idol ini.

Pelantun Grace Kelly ini tak ambil pusing soal isu keamanan yang menyebabkan grup rock legendaris Aerosmith membatalkan konsernya di Jakarta pada 11 Mei mendatang. "Saya dulu lahir di Beirut, Lebanon, ketika masa perang. Ini (Jakarta) tak seperti Beirut sama sekali. Bahkan di sana ada kampanye Hasbullah. Saya melihat di sini tak ada hal yang bisa dianggap berbahaya," katanya.

Pemilik nama asli Michael Holbrook Penniman Jr ini telah mengeluarkan album terbaru berjudul Origin of Love (2012). Dalam album tersebut, ia mengeluarkan lagu versi bahasa Prancis berjudul Elle me dit. Baru-baru ini, ia juga terlibat duet dengan penyanyi Ariana Grande dalam lagu Popular Song.

Mika, yang dikenal dengan aksi panggung catchy dan unik ini, telah meluncurkan tiga album studio, empat album extended, 12 single, 16 video musik, dan album video dalam karier bermusiknya. Mengawali karier pada tahun 2006 lewat lagu Relax, Take It Easy, ia sukses menarik hati penikmat musik.

Lewat single populernya, Grace Kelly pada tahun 2007, Mika semakin sukses dan menduduki peringkat satu UK Singles Chart. Debut albumnya berjudul Life in Cartoon Motion (2007) membuat dirinya layak dibandingkan dengan musikus papan atas lain, seperti Freddie Mercury, Scissors Sister, Elton John, dan Robbie Williams. Selama bulan Mei setelah konser di Jakarta, Mika berturut-turut akan menggelar konser juga di Tokyo dan Osaka, Jepang; Seoul, Korea Selatan; lalu di St Laurent de Cuves, Prancis.

NURUL MAHMUDAH

Berita Lain:
Madonna Lelang Lukisan Buat Anak Afganistan
Heidi Klum Belum Pikirkan Menikah
Miss Coffee Indonesia Kepincut Kopi Wamena


10.20 | 0 komentar | Read More

Riders Carly Re Jepsen di Jakarta

Written By Unknown on Rabu, 08 Mei 2013 | 10.20

Carly Rae Jepsen tampil di ajang Much Music Video Awards 2012 di Toronto, Kanada, Minggu (17/6). AP/The Canadian Press, Chris Young

TEMPO.CO, Jakarta - Carly Re Jepsen siap menggebrak Jakarta, pada 27 Mei 2013. Sejak Februari lalu, tim manajemen dan promotor telah melakukan konfirmasi kedatangannya ke sini.
Meskipun terbilang artis baru, namun riders (permintaan) Jepsen sempat membuat promotor kelimpungan.

"Dia minta jenis keyboard yang hanya ada di Amerika, setelah dua minggu akhirnya dapet, udah lega," kata Bernando, pihak Wall's Ice Cream Cornetto. Tidak hanya itu, Jepsen juga meminta satu merk mikrofon, yang terbilang sulit ditemukan. (Baca: Tiket Konser Carly Ludes)

"Di sini nggak ada, Singapura nggak ada, Amerika nggak ada, adanya di Jerman. Ya seperti itulah, walau Carly belum besar tapi requirementnya bikin kita tertantang," kata pihak penyelenggara menjelaskan.

Carly merupakan penyanyi yang bernaung di satu payung manajemen dengan Justin Bieber. Pelantun lagu Call Me Maybe ini meminta fasilitas sekelas penyanyi diva.

Carly memulai karirnya sejak mengikuti Canadian Idol tahun 2007. Setahun kemudian, perempuan yang lahir 21 November 1985 ini merilis album pertamanya berjudul Tug of War, di bawah naungan Fontana dan Maple Music.

NANDA HADIYANTI

Berita Lain:
7 Istri Road Show, Eyang Subur Ngumpet
Ketujuh Istri Eyang Subur Akan Bicara ke Media
Cerai, Anak Camelia Malik Menangis


10.20 | 0 komentar | Read More

Perayaan 40 Tahun, God Bless Konser Tunggal  

TEMPO.CO, Jakarta - Untuk merayakan ulang tahun ke-40, God Bless akan menyelenggarakan konser tunggal pada 7 September 2013 mendatang. Konser bertajuk The 40 Years Long Journey ini merupakan tanda eksistensi band rock legendaris ini dalam kancah musik Indonesia.

"Kami belum pernah merayakan seperti ini serta mendapatkan dukungan dari semua pihak untuk merayakan momen berarti ini," kata sang vokalis Ahmad Albar, saat ditemui di kawasan Slipi, Jakarta, pada Selasa, 7 Mei 2013.

Sementara itu, Ian Antono sang gitaris mengatakan bahwa konser tunggal yang akan digelar nantinya merupakan pelengkap perjalanan karier mereka. "Kami sedang menyiapkan album. Semoga bisa rampung sebelum 7 September," kata Ian menambahkan.

Pada konser yang akan dilangsungkan di Meis Ancol itu, God Bless akan menyanyikan 20 lagu. Meski usia mereka tak lagi muda, para personel optimistis konser akan sukses. "Kami hanya menjaga kesehatan saja, tidak ada persiapan khusus," kata Iyek, sapaan Ahmad Albar.

Tidak hanya menghadirkan God Bless sebagai bintang besar utama, konser berdurasi tiga jam nanti juga akan menggandeng solois muda masa kini. Namun, hal itu masih dirahasiakan untuk memberi kejutan kepada penggemar God Bless. Hanya saja untuk penggebuk drum, God Bless memastikan bahwa Gilang Ramadhan akan ikut bermain bersama mereka.

Dalam perjalanan kariernya selama 40 tahun, God Bless sempat ganti formasi personel selama 20 kali. Didirikan pada tahun 1973 oleh para pentolan seperti Ahmad Albar, Ludwig Lemans, Donny Fattah, dan Fuad Hasan, God Bless menjadi legenda dengan lagu-lagu yang dinikmati pecinta musik hingga generasi kini.

Sebut saja lagu Syair Kehidupan, Rumah Kita, dan Panggung Sandiwara yang beberapa kali diaransemen ulang oleh musikus muda. Band yang pernah manggung dengan Deep Purple pada tahun 1975 ini pun juga tak banyak mengeluarkan album. Sepanjang karier mereka, hanya enam album yang rilis serta tiga album kompilasi. Hal tersebut diakui oleh Donny Fattah, sang basist, karena God Bless lebih banyak tampil live dari panggung ke panggung.

"Kami God Bless berangkat dari era dengan alat yang terbatas, jadi kita lebih banyak main show. Itu yang sangat menyita waktu sehingga satu album ada yang sepuluh tahun ada yang sembilan tahun," kata Donny menjelaskan.

NURUL MAHMUDAH

Berita Lain:
Pengamanan Konser Carly Jepsen Seperti Metallica
Jadi Juri X Factor, Anggun Tinggalkan Anak
Anggun Ajarkan Putrinya Jadi Wanita Kuat


10.20 | 0 komentar | Read More

Jadi Aktris,Yoo In-na Jalani Pelatihan 11 Tahun

Written By Unknown on Selasa, 07 Mei 2013 | 10.20

TEMPO.CO, Jakarta-Terjun di dunia hiburan tidaklah mudah di Korea Selatan. Serentetan latihan mulai dari akting, bernyanyi dan dansa harus dijalani para calon penghibur ini. Tapi berapa lamakah yang harus dilewati para aktris dan aktor Korea ini?

Aktris Yoo In-na menuturkan bahwa Ia harus melalui latihan selama 11 tahun. Masa satu dekade lebih itu, dilalui aktris berusia 30 tahun sebelum memulai debut pada 2009. Semua itu diungkapkan kekasih Ji Hyun-woo dalam acara Happy Together pada Kamis, 2 Mei 2013.

Dara yang berperan sebagai Im Ah-young di Secret Garden ini menuturkan bahwa Ia masuk sebagai calon aktris di YG Entertainment pada usia 17 tahun. "Ketika kamu adalah calon aktris, maka kamu harus menjalani audisi dengan agensi,"kata Yoo.

Calon artis tersebut ditempatkan di ruang karatina dan harus berkelakuan baik, selama proses audisi. In-na mengatakan bahwa dia adalah salah satu yang bertahan dalam proses audisi yang takterhitung lagi banyaknya.

"Sangat sulit mengucapkan perpisahan kepada sesama calon aktris lainnya yang sudah hidup bersama, dan terkadang aku merasa frustasi," kata dia. Tapi, pemeran Kang Se-ri di serial The Greatest Love ini tetap bertahan karena kesempatan tidak datang untuk kedua kalinya. "Itulah bagaimana aku tetap melanjutkan hidup sebagai calon aktris," kata dia.

KOREAJONGANGDAILY|DIANING SARI

Topik Terhangat:
Pemilu Malaysia | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg


Bacaan lain:

Iron Man 3 Raup Rp 6,6 Triliun dalam Debutnya
Air Supply Tutup Konser World Asia 2013 di Bandung
Syrian Army Beraksi Lagi, E! Online Jadi Korban
Lenka Membawakan 4 Lagu dari Album Anyarnya


10.20 | 0 komentar | Read More

Purbalingga Raih Keris Gayaman Festival Film Solo

TEMPO.CO , Purwokerto--Sineas Purbalingga kembali memboyong keris Gayaman Awards dalam gelaran Festival Film Solo 2013. Ini merupakan kali ketiga sineas pelajar Purbalingga bisa menggondol penghargaan di ajang itu.

"Sudah bisa diapresiasi saja kami sudah senang, apalagi bisa menang," kata Sutradara Film Lawuh Boled, Misyatun, Senin 6 April 2013.

Ia mengatakan, kemenangan tersebut merupakan sebuah kejutan untuknya. Ia menambahkan, kemenangan itu merupakan kerja keras seluruh kru dan dukungan dari semua pihak. "Keberhasilan ini merupakan kebanggaan bagi sekolah kami dan sekaligus bagi kota kami Purbalingga," katanya.

Tiga tahun berturut-turut, Purbalingga lewat karya film pendek pelajarnya kembali memboyong keris pusaka Gayaman Festival Film Solo (FFS) 2013. Kali ini lewat film 'Lawuh Boled' besutan sutradara Misyatun dari SMK Negeri Rembang Purbalingga.

'Lawuh Boled' berhasil diganjar sebagai film terbaik kategori Gayaman Award FFS 2013 pada malam penganugerahan Minggu, 5 Mei 2013, di Teater Besar Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Film produksi Pedati Film ini mampu menyisihkan tiga film nominator lain yaitu 'Nitisara' dari SMK Negeri 3 Batu Jawa Timur, 'Asmaus Kronistus Nularus' dari SMP Pembangunan Jaya Tangerang Selatan dan film 'Hanacaraka' rekan satu daerah dari SMP Negeri 4 Satu Atap Karangmoncol Purbalingga.

Film pendek 'Lawuh Boled' yang diproduksi Pedati Film berkisah tentang sebuah keluarga miskin di desa yang diwakili oleh sosok ibu. Karena kondisi buta huruf, ibu itu merasa dibohongi oleh pejabat RT di desanya.

Beras jatah Raskin (beras untuk rakyat miskin) yang menjadi hak kaum miskin, ternyata tidak diterima oleh sang ibu. Kupon jatah Raskin tertukar dengan kupon milik orang lain, dikarenakan ibu itu tak mampu membaca.

Selain menjadi Jawara di kategori Gayaman (pelajar) FFS 2013, film pendek 'Lawuh Boled' yang diproduksi tahun 2013 ini juga sempat menyabet Film Terbaik kategori pelajar Malang Film Festival (MafieFest) 2013 dan saat ini sedang diikutkan pada ajang Festival Film Purbalingga (FFP) 2013.

Manajer Cinema Lovers Community (CLC) Purbalingga Nanki Nirmanto mengatakan keberhasilan film-film pelajar Purbalingga selama ini sebagai buah hasil kerja keras mereka. "Terpenting adalah bagaimana terus mempertahankan dan melahirkan generasi perfilman yang semakin handal," katanya.

Kemenangan Lawuh Boled melanjutkan dominasi Purbalingga di kategori Gayaman. Dua tahun sebelumnya, ada Pigura karya Darti dan Yasin serta Langka Receh karya Eka dan Miftakhatun yang jadi pemenang. "Keempat film nominasi Gayaman masing-masing memiliki gagasan yang baik, yang diimbangi dengan penyampaian secara laras," kata Benny Benke, mewakili juri.

ARIS ANDRIANTO

Topik Terhangat:
Pemilu Malaysia | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg


10.20 | 0 komentar | Read More

Onderdil Bekas Onthel Jadi Bahan Wayang

Written By Unknown on Senin, 06 Mei 2013 | 10.20

TEMPO.CO , Yogyakarta: Siapa sangka onderdil bekas sepeda onthel bisa menjadi bahan baku utama membuat wayang? Onderdil - onderdil ini disusun sedemikian rupa hingga membentuk tubuh wayang yang utuh dan unik.

Andritopo (30), warga Desa Ngaran Ngisor, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang bersama komunitas sepeda tua Velocipide Old Classic (VOC) Magelang tertarik memanfaatkan onderdil bekas untuk membuat wayang ontel. Gagasan pembuatan wayang onthel adalah sejak tahun 2006.

"Tahun 2006 adalah masa transisi perubahan sepeda ontel dari alat transportasi menjadi benda antik. Sayang bila onderdil tersebut dibuang. Kami pun akhirnya menciptakan wayang," kata Andritopo Minggu 5 Mei 2013.

Andritopo mengatakan memilih wayang karena ingin mendekatkan masyarakat terhadap kesenian wayang. Ia dan komunitasnya pun menciptakan tokoh-tokoh pewayangan.

Hingga saat ini ada sembilan tokoh yakni Paijo, Gondes, Kuncung, Kiai Genjot, Darso, dan tiga anggota keluarga (Pak Jambul, Bu Jambul, dan Gembus), serta satu Gunungan.

"Proses pembuatan tokoh wayang juga tidak mudah. Kami harus mencocokkan onderdil dengan karakter wayang. Seperti tokoh Kyai Genjot yang paling tua, kami menggunakan onderdil tua tahun 1904," katanya.

Tokoh-tokoh wayang pun tak sekedar dipajang melainkan dipentaskan dengan alat musik yang terbuat dari onderdil sepeda. "Kami tetap menggunakan gendang dan saron untuk musiknya," kata Andritopo.

Dalam pementasan wayang onthel terdapat tema-tema khas yang diangkat. Andritopo mengatakan lebih mengangkat kritik sosial di masyarakat seperti kampanye sepeda, kebijakan pemerintah, polusi udara, dan sebagainya."Pementasan bisa dilakukan dimana aja. Kami pernah pentas di trotoar, alun-alun, dan tempat lainnya," katanya.

Aning Purwa, sinden tunggal dalam wayang ontel menambahkan, syair lagu dalam pertunjukan diadaptasikan dengan cerita yang dibawakan."Irama lagu menggunakan lagu lawas tapi syairnya diubah dan disesuaikan cerita," jelasnya.

Dia juga mengatakan sudah menciptakan sejumlah suluk untuk mengiringi pementasan wayang onthel seperti Suluk Makaryo, Sambat, serta Syukur."Kami akan terus berproses demi kesempurnaan kesenian ini," tandasnya.

OLIVIA LEWI PRAMESTI

Topik Terhangat:
Pemilu Malaysia | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg

Baca juga:
25 Buruh Panci Disekap, 3 Bulan Tidak Mandi

Bos Pabrik Panci yang Siksa Buruh Jadi Tersangka
Kisah Buruh Pabrik Panci Kabur dari Sekapan Bos
Finalis X Factor Indonesia Ramaikan Konser Lenka
Profil Andressa Urach, Selingkuhan Ronaldo
Korban Tewas Bom TNI Sempat Dapat Uang dari SBY


10.20 | 0 komentar | Read More

Air Supply Tutup Konser World Asia 2013 di Bandung

TEMPO.CO, Bandung--Band legendaris dunia, Air Supply menutup konser musik World Asia Tour 2013 dengan menghibur ribuan penggemarnya di kota Bandung, Ahad malam, 5 Mei 2013. Konser bertajuk Journey of The Legend with Amanda Brownies itu diselenggarakan di Trans Grand Ballroom Hotel The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto Bandung setelah sebelumnya digelar di Bali, Pekanbaru dan Balikpapan.

Sebanyak 1200 penonton memenuhi Grand Ballroom The Trans Luxury Hotel untuk menikmati lagu-lagu lawas Air Supply dan melihat langsung soft duo rock asal Australia, Graham Russel dan Russel Hitchcok.

Sejak pukul 19.00 WIB, penonton sudah mengantri dan menunggu giliran untuk masuk ke dalam Ballroom. Baru sekitar pukul 20.30 penonton yang dibagi kedalam tiga kelas, yaitu platinum, gold dan silver bisa masuk.

Sekitar pukul 21.10 WIB, dua musikus dunia itu muncul di atas panggung dan membuka konser dengan lagu Even the Nights are Better. Para penggemar yang telah menunggu lama histeris dan riuh bertepuk tangan.

Tampil dengan konsep full band, Air Supply memboyong personel tambahan Jonni Lighfoot (bass/vokal), CJ Burton (drums), Amir Efrat (piano/keyboard/vokal), dan Aaron McClain (lead gitar/vokal). Mengenakan pakaian serba hitam, mereka kompak menembangkan lagu-lagu hitsnya.

Suara emas Russel Hitchcok dipadu dengan petikan gitar Graham Russel menjadi kian merdu ketika mereka menyanyikan lagu Just as I am, Every Woman in The World dan Here I Am. Di sela penampilan, Graham kemudian menyapa para penggemarnya. "Apakah kalian siap mendengarkan lagu-lagu romantis?" kata dia.

Lantas keduanya menyanyikan lagu Chances. Penonton yang pada umumnya pasangan dewasa itu pun ikut bernyanyi. Meski umur mereka sudah tidak muda lagi, namun Russel bersaudara ini sangat atraktif menghibur penonton. Lagu berirama nge-bit berjudul Dance With Me membuat penonton semakin bersemangat.

Dilanjut dengan tembang berjudul The Power of Love, Me and The River dan Twi Kess Lonely In The World. Suasana semakin hangat ketika band memainkan lagu The One That You Love.

Sambil bernyanyi, Russel dan Graham turun ke kursi penonton dan menghampiri penggemar. Secara spontan, para penggemarnya berebut ingin foto bareng dan bersalaman. Suasana akrab kian menyelimuti konser musik tersebut. "Apakah kamu siap bernyanyi bersama?" tanya Russel pada penonton.

Lagu Lost in love dan Sweet Dream membuat penonton semakin larut dengan suasana nostalgia. Apalagi saat alunan musik dari tembang berjudul Making Love Out of Nothing at All dimainkan, penonton serentak berdiri mendekati penggung untuk bernyanyi bersama dan mengambil gambar.

Bukan hanya penonton dewasa, beberapa remaja muda pun ikut menonton pertunjukkan musik yang direncanakan digelar pada bulan Maret lalu. Namun ditunda hingga bulan Mei karena pihak Air Supply yang berhalangan. Penantian mereka seakan terbayar dengan belasan lagu yang dimainkan secara apik oleh Air Supply.

Joseph Martam, salah seorang penggemar Air Supply mengatakan puas dengan penampilan Air Supply dan senang melihat jumlah penggemar Air Supply di Bandung yang banyak. "Air Supply itu grup lama, tapi ternyata penggemarnya banyak. Audiens hafal lirik lagunya dan ikut bernyanyi, itu sangat bagus dan menghibur," katanya pada Tempo, Ahad, 5 Mei 2013.

Air Supply merupakan band legendaris yang memiliki hits sukses di seluruh dunia. Tahun 1980 lagu-lagu mereka termasuk dalam delapan Top Ten Hits di Amerika Serikat. Hingga sekarang mereka telah menjual lebih dari 100 juta kopi. Penggemarnya pun berasal dari banyak kalangan. Tidak hanya kalangan dewasa, anak muda pun menggilai lagu-lagu Air Supply.

Sekitar 120 menit menghibur penggemarnya, Air Supply kemudian menyuguhkan lagu andalan yang ngehits di awal tahun 1990 sebagai lagu penutup, yaitu Good Bye dan Without You. Lirik romantisnya menutup konser mereka di kota Paris Van Java, Bandung.

RISANTI

Topik terhangat:
Susno Duadji
| Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

Baca juga:
Ini Motif Perbudakan Buruh Panci di Tangerang
Massa Bakar Al-Quran di Masjid Jemaat Ahmadiyah
Ini Kata Dubes Inggris Soal Kantor OPM di Oxford
Anwar Ibrahim Berkicau Menangkan Pemilu Malaysia


10.20 | 0 komentar | Read More

Shena Tak Masalah Dipulangkan X Factor  

Written By Unknown on Minggu, 05 Mei 2013 | 10.20

Shena pada saat tampil di acara X-Factor Indonesia di Studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta, (15/3). Shena yang sedang menyanyikan lagu ME berjudul "Inikah Cinta" dengan gaya khas jazz. TEMPO/Dwianto Wibowo

TEMPO.CO, Jakarta - Shena Malsiana, kontestan X Factor Indonesia, merasa bangga bisa satu panggung dengan penyanyi asal Australia, Lenka. Meski telah tersisih dari panggung X Factor Indonesia, Shena mengaku masih akan terus berkarya. Shena merupakan finalis yang gagal maju ke empat besar X Factor Indonesia.

"Walau tereliminasi, ini enggak terlupakan," kata Shena seusai berduet dengan Lenka di Skenoo Exhibition, Gandaria City, Jakarta, Sabtu, 4 Mei 2013. Shena didaulat untuk menyanyikan lagu Bruno Mars, Locked Out of Heaven, yang dipilih langsung oleh Lenka.

"Semoga Lenka konser lagi tahun depan. Aku seneng banget sama albumnya, mudah-mudahan mereka terus produksi album. Aku suka lagu-lagu dia, dan senang bisa satu panggung," Shena menjelaskan perasaannya.

Shena bukan satu-satunya finalis X Factor yang hadir di konser Lenka. Fatin, Nu Dimension, dan Novita Dewi juga ikut meramaikan konser yang dihadiri ratusan fans Lenka ini.

Penonton terlihat terhibur selama konser berlangsung. Bahkan, saat Lenka melantunkan lagu The Show, terdengar semua penonton bernyanyi bersama penyanyi yang sudah tiga kali konser di Jakarta itu.

NANDA HADIYANTI

Berita Selebritis Terpopuler:
Finalis X Factor Indonesia Ramaikan Konser Lenka
Hari Ini, Dewa 19 Reunian di Soundrenaline Padang
Konser Cinta Musik Indonesia Meriah
Konser Suju Bentrok dengan Ulang Tahun Elf
Padusi, Penantian 50 Tahun Tom Ibnur


10.20 | 0 komentar | Read More

Saat Dewa 19 Bernostalgia di Soundrenaline Padang  

TEMPO.CO, Padang - Grup musik Dewa 19 berhasil menyihir pengunjung perhelatan musik Road to Soundrenaline di Lapangan Udara Tabing Padang, Kota Padang, Sabtu, 4 Mei 2013. Menariknya, Dewa 19 yang tampil dengan formasi Ahmad Dhani, Yuke Sampurna, Andra Ramadhan, dan Agung itu manggung bersama Ari Lasso.

Baladewa, sebutan pengemar Dewa 19, harus bersabar menanti reunian personel Dewa 19 ini. Sebelum Dewa 19, konser ini didahului penampilan band-band lain, seperti Koil, Andra and The Back Bond, dan /rif.

Saat tiba giliran Dewa 19, Agung dan Yuke pun naik ke pentas. Diiringi Ahmad Dani, Andra, dan Ari Lasso. Dua hit dari album Dewa 19, Selamat Pagi dan Tidak Sedang Bercinta, di-medley. Lagu dari album pertama yang dirilis pada tahun 1992 ini menjadi pembuka reunian.

Belasan ribu penonton kembali bernostalgia saat Ari dan Ahmad Dhani berduet melantunkan Manusia Biasa dan Restu Bumi dari album Terbaik-Terbaik, yang dirilis pada tahun 1995.

Lalu, Dhani tanpa Ari melanjutkan dengan lagu Sedang Ingin Bercinta dari album Republik Cinta. Penonton pun dengan semangat mengiringi lagu yang biasanya dibawakan Dhani bersama Mulan Jamila itu.

Setelah beristirahat sejenak, Ari kembali menyapa Baladewa Padang dengan lagu Satu Hati. "Apa kabar, Padang? Belasan tahun yang lalu (1997), kita terakhir tampil bersama di Padang," ujar Ari Lasso, yang disambut penonton dengan meriah. Pada tahun 1997, Dewa 19 pertama kali konser di Padang dengan formasi Dhani, Ari, Andra, Erwin, dan Wong Aksan.

Kembali dengan lagu lawasnya, Ari mengumandangkan lagu yang berjudul Elang dari album The Best of Dewa 19. Dengan lancar pengunjung Soundrenaline 2013 ini mengiringi Ari bernyanyi, di sela-sela raungan gitar Andra.

Panggung kembali dientak dengan lagu Cukup Siti Nurbaya. "Ini khusus untuk Padang," ujar Ari sebelum melantunkan lagu dari album Terbaik-Terbaik itu. "Ada yang istimewa. Lagu lawas ini hanya di Padang kembali kami bawakan," ujar Ari saat konferensi pers sebelum manggung.

Dewa 19 berhasil memukau penonton dengan deretan lagu-lagu yang disuguhkan. Puncaknya, kerinduan Baladewa Padang diobati Dewa 19 dengan lantunan lagu Kangen. Single pertama dari album Dewa 19 ini tak asing bagi seluruh penonton. Pasalnya, lagu ini sukses menjadi all time hits Dewa 19.

Sebelum mengakhiri perhelatan Soundrenaline di Padang, Ari mengajak personel /rif dan Andra and The Backbone naik ke panggung. Bersama, mereka melantunkan lagu Rumah Kita. "Lebih baik di sini, rumah kita di Padang," lantun Ari, Andi, dan Dedi, sebelum meninggalkan panggung dan menyisakan rasa puas dari para penggemarnya.

ANDRI EL FARUQI

Berita lainnya:
Finalis X Factor Indonesia Ramaikan Konser Lenka
Hari Ini, Dewa 19 Reunian di Soundrenaline Padang
Konser Cinta Musik Indonesia Meriah
Lenka Buka Konsernya dengan Shena X Factor


10.20 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger