Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Julia Perez Merasa Naik Kelas Main di Film Hanung

Written By Unknown on Senin, 07 Januari 2013 | 10.20

Julia Perez (Jupe) berpose usai menyaksikan pemutaran film Gending Sriwijaya di Jakarta, Sabtu (5/1). dalam film berlatar sejarah ini, Jupe berperan sebagai Malini, seorang wanita yang menjadi anggota komplotan perampok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Senin, 07 Januari 2013 | 05:04 WIB

TEMPO.CO , Jakarta: Artis Julia Perez atau Jupe merasa naik satu tingkat. Gara-garanya ia dinilai berhasil berakting bagus dalam film Gending Sriwijaya garapan sutradara Hanung Bramantyo.

"Ngerasa naik kelas. Oh gini ya ternyata main film serius," kata Jupe usai screening film Gending Sriwijaya di FX Sudirman, Jakarta, Sabtu, 5 Januari 2013.

Film ini merupakan film serius pertama yang dibintangi Jupe. Sebelumnya, Jupe lebih sering terlihat dalam film horor-komedi yang kebanyakan mengumbar keseksian semata. "Di sini ceritanya bagus. Beda semua deh," ujarnya.

Langkah Jupe untuk bermain dalam film serius sepertinya akan berlanjut setelah Gending Sriwijaya. Mulai sekarang, ia akan lebih selektif menerima tawaran. "Saya ketagihan," katanya tertawa.

Aktor senior Mathias Muchus yang menjadi satu dari lawan main Jupe merasakan hal sama. Ia menilai Jupe punya kualitas baru untuk urusan dunia peran. "Baru kali ini saya lihat Jupe sebagai artis yang baik," ujar Mathias.

Gending Sriwijaya adalah film fiksi yang berlatar jaman Kerajaan Sriwijaya. Dalam film itu Hanung mengangkat budaya lokal Palembang seperti tarian, silat, dan puisi. Film baru akan diputar serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 10 Januari 2013.

Hanung merupakan sutradara produktif saat ini. Setidaknya 25 film telah dia buat sejak tahun 2000 menjadi sutradara. Tahun lalu, ia telah membuat tiga film yakni Perahu Kertas, Perahu Kertas 2, dan Cinta Tapi Beda. Beberapa film suksesnya antara lain "?" (2011), Sang Pencerah (2010).

YAZIR FAROUK


10.20 | 0 komentar | Read More

Ulang Tahun James Bond ke-50 di Piala Oscar  

Senin, 07 Januari 2013 | 09:52 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Penghargaan film Oscar yang berlangsung 24 Februari nanti akan menyertakan rangkaian acara penghormatan bagi James Bond yang berulang tahun ke-50. "Kami sangat senang," ujar produser Craig Zadan dan Neil Meron.

Keduanya mendeskripsikan film-film tentang mata-mata Inggris itu sebagai the longest-running motion picture franchise dalam sejarah dan fenomena global yang indah.

Film James Bond terbaru, Skyfall, telah meraup hasil penjualan lebih dari US$ 1 miliar di seluruh dunia. Hal ini menjadikan film tersebut sebagai film paling sukses di antara 23 film yang pernah diproduksi sebelumnya. Film ini dibintangi oleh Daniel Craig, sebagai film ketiganya sebagai Bond, dan disutradarai oleh Sam Mendes.

Dimasukkannya Bond dalam pertunjukan Oscar ini juga menimbulkan spekulasi bahwa Skyfall akan menghiasi nominasi pada 10 Januari mendatang dua minggu lebih awal dibandingkan jadwal biasanya.

Film Skyfall juga menjadi film Bond pertama yang bakal dinominasikan untuk penghargaan tertinggi pada Producers Guild of America (PGA) Awards. Penghargaan ini merupakan indikator yang baik bahwa film tersebut bisa memenangi kategori best picture di Oscar, penghargaan film yang paling didambakan tahun ini. Produser film Bond, Barbara Broccoli dan Michael Wulson, juga masuk dalam nominasi untuk PGA.

Sepanjang sejarah, film 007 mendapatkan nominasi Oscar untuk kategori teknis atau musik saja, sehingga persetujuan PGA telah mengubah posisi film tersebut. Perayaan Oscar akan digelar pada 24 Februari di Hollywood dengan pembaca acara Set McFarlane, pencipta hit dari serial animasi komedi Family Guy.

BBC | ARBA'IYAH SATRIANI


10.20 | 0 komentar | Read More

Kata Hanung, Film Cinta tapi Beda Diprotes

Written By Unknown on Minggu, 06 Januari 2013 | 10.20

Sabtu, 05 Januari 2013 | 17:14 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Hanung Bramantyo angkat bicara soal film Cinta Tapi Beda yang diprotes oleh beberapa ormas. Sebagai penanggung jawab film itu, Hanung membantah telah salah kaprah dalam menceritakan adat yang dimiliki suku Minang.

"Dari film ini kita tak menyebutkan suku Minang kok. Hanya tinggal di Padang. Orang yang tinggal di Padang kan tak semuanya beragama Islam," kata Hanung saat ditemui di FX Sudirman, Jakarta, Sabtu, 5 Januari 2013.

Menurut Hanung, ada pihak yang selalu dan sengaja mencecar film-film yang ia buat. Jadi kata dia, ini adalah bentuk provokasi terhadap masyarakat Minang.

"Di Padang itu enggak ada bioskop. Jadi sepertinya mereka belum menonton. Saya mengira ini ada provokasi dari sebuah situs yang enggak bisa saya sebutkan namanya," ujarnya. Situs itu, kata Hanung, juga pernah memprotes film Tanda Tanya garapannya.

Sebelumnya, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang diwakilkan M Rafik memprotes keras film itu. Ia keberatan film Cinta Tapi Beda menceritakan kisah percintaan dari pasangan yang berbeda agama.

YAZIR FAROUK


10.20 | 0 komentar | Read More

Diprotes, Cinta tapi Beda Raup 120 Ribu Penonton

Sabtu, 05 Januari 2013 | 17:42 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Akibat diprotes beberapa ormas, penanggung jawab film Cinta Tapi Beda Hanung Bramantyo memilih untuk menarik filmnya dari bioskop. Ia tak ingin kontroversi semakin meluas.

"Saya sudah minta bioskop untuk enggak menanyangkan lagi. Dari pada semakin meluas kontroversinya, lebih baik diturunkan," kata Hanung ditemui di FX Sudirman, Jakarta, Sabtu, 5 Januari 2013.

Hanung mengklaim hari ini Sabtu, 5 Januari 2013 pihaknya sudah menarik semua film itu dari bioskop. "Kalo di daerah sih sudah enggak ada lagi. Tapi rencananya hari ini sudah ditarik semua, termasuk yang di beberapa kota besar," kata sutradara ini.

Cinta Tapi Beda mulai tayang pada 27 Desember 2012. Total, sampai pada penarikan, film ini sudah mengantongi sekitar 120 ribu penonton. Sebelumnya, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang diwakilkan M Rafik memprotes keras film itu. Ia keberatan film Cinta Tapi Beda menceritakan kisah percintaan dari pasangan yang berbeda agama karena bertentangan dengan adat Minang.

Tapi Hanung membantah telah salah kaprah dalam menerjemahkan budaya adat Minang. Alasannya, karena di dalam film sama sekali tak merujuk pada suku Minang melainkan hanya orang yang tinggal di Padang.

YAZIR FAROUK


10.20 | 0 komentar | Read More

Pabrik Gula, Bagaimana Nasibmu Kini?

Written By Unknown on Sabtu, 05 Januari 2013 | 10.20

Jum'at, 04 Januari 2013 | 11:56 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan pabrik gula pada zaman Belanda kini tak sejaya seperti di masa lampau. Beberapa masih memproduksi tebu menjadi gula, namun banyak yang sudah sekarat, bahkan tinggal sisa-sisa pabrik yang hampir rubuh.

Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, akan menggelar pameran foto dan film dokumenter tentang pabrik gula di seluruh Indonesia.

"Sebuah trailer dokumenter tentang pabrik gula di Situbondo akan disajikan sebagai contoh," ujar Direktur Erasmus Huis, Ton Van Zeeland, Kamis, 3 Januari 2013.

Pameran akan diselenggarakan pada bulan depan di Erasmus Huis. Zeeland menjelaskan, Erasmus Huis bekerja sama dengan beberapa peneliti yang tertarik dengan nasib pabrik-pabrik gula zaman Belanda. Mereka meneliti semua pabrik gula di Indonesia.

Dari hasil penelitian ini akan disajikan pula sebuah seminar yang membahas perkembangan pabrik gula ini. Bagaimana produksi dan kondisi pabrik gula yang beroperasi dengan sistem lama dan kian tergusur oleh pabrik gula modern. "Secara sosial ekonomi sangat menarik. Dokumentasinya juga cukup bagus," ujarnya.

Pameran ini merupakan upaya untuk merekatkan hubungan masyarakat Indonesia dengan Belanda. Lembaga ini ingin memberikan pengetahuan dan wawasan tentang kondisi sosial ekonomi dan perkembangannya melalui jalur budaya.

DIAN YULIASTUTI


10.20 | 0 komentar | Read More

Russel Crowe Balas Kritik Adam Lambert  

Jum'at, 04 Januari 2013 | 13:53 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Les Miserables, Russell Crowe, akhirnya memberikan tanggapan atas kritik Adam Lambert. Beberapa waktu lalu Lambert menyampaikan kritik mengenai cara bernyanyi para bintang di film Les Miserables.

Seorang penggemar di Twitter memberi tahu kritik pedas Lambert ini kepada Crowe. Sontak Crowe langsung memberikan tanggapannya. "Aku tidak setuju dengan @adamlambert. Benar itu bisa saja dipermanis, tapi Hooper (sutradara Les Miserables) menginginkannya mentah dan nyata, jadinya seperti itu," kicau Crowe di akun Twitternya, 2 Januari 2013.

Akhir pekan lalu, Lambert mengeluarkan serangkaian tweet mengenai film Les Miserables. Ia mengaku bahwa film tersebut bagus secara visual, tetapi dia tidak menyukai cara beberapa aktor yang berpura-pura menjadi penyanyi. Menurut dia, Les Miserables adalah sebuah opera sehingga seharusnya sutradara lebih menitikberatkan pada nyanyian. Bahkan dalam kicauannya, Lambert menyarankan kepada sutradara untuk mempermanis suara para pemain di studio.

Terlepas dari kritikan Lambert, lagu-lagu pengisi film tersebut menduduki tangga nomor 1 di Billboard Soundtracks. Album ini mampu terjual sebanyak 43.000 unit. Selain itu, filmnya sendiri mampu masuk ke jajaran box office dengan penutupan di akhir pekan mencapai US$ 28juta dari penjualan tiket.

ENTERTAINMENTWEEKLY| DEWI RETNO


10.20 | 0 komentar | Read More

Rick Price Siapkan Lagu untuk Sang Cucu

Written By Unknown on Jumat, 04 Januari 2013 | 10.20

Kamis, 03 Januari 2013 | 03:46 WIB

TEMPO.CO , Jakarta:Penyanyi asal Australia, Rick Price, akan membuat lagu untuk sang cucu, Isabella Rose. "Mungkin lagu itu untuk album terbaru saya nanti," kata Rick kepada Tempo di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Ahad, 30 Desember 2012.

Penyanyi tahun 1990-an ini sedang menyiapkan album baru. Dalam album baru itu, ada lirik  lagu yang disiapkan khusus buat sang cucu. Namun, Rick belum mendapat nada-nada yang pas. Sehingga, ia masih harus mempersiapkannya lagi.

Pelantun lagu Heaven Knows ini dikenal cukup dekat dengan cucu perempuannya. Rick dan sang cucu, yang berusia 9 tahun, tinggal di dua benua berbeda. Cucunya berada di Australia bersama ayah anak itu. Rick Price kini tinggal di Amerika bersama istrinya. Tampaknya jarak tak memisahkan kedekatan antara kakek dan cucunya itu.

Isabella sendiri, kata Rick, sangat menyukai lagu-lagu yang dibuat sang kakek. Lagu yang paling disukainya adalah You're Never Alone. "Dia sangat menyukai lagu yang saya buat untuk ayahnya, You're Never Alone. Tapi sebentar lagi dia akan memiliki lagu sendiri berjudul sesuai namanya, Isabella Rose," kata Rick.

MITRA TARIGAN


10.20 | 0 komentar | Read More

SSSLOTHHH, Kukang Sludge Metal Rasa Bandung

Jum'at, 04 Januari 2013 | 04:54 WIB

TEMPO.CO , Jakarta:Setelah mengunggah lagu Set The Arms Down (Undone) lewat situs Soundcloud sekitar delapan bulan lalu, eksponen sludge metal asal Bandung, SSSLOTHHH, memuntahkan mini album bertajuk Infinite Fracture.

SSSLOTHHH merilis mini album mereka dalam bentuk kaset, ketika kaset sulit ditemukan di toko-toko besar. "Kenapa dipilih kaset, alasannya lebih collectible, rare, dan juga emang sudah kesepakatan awal dari Grieve bareng WHMH Rec yang nawarin untuk rilis via kaset," kata vokalis SSSLOTHHH Dede melalui surel, 26 Desember 2012. Grieve dan WHMH Rec adalah label yang merilis Infinite Fracture.

Band yang digawangi Dede pada vokal, Dinar pada drum, dan Boinx pada bas ini menggelontorkan tiga lagu dalam mini album mereka: Reflection, Anonymous, dan Deep Far and Beyond. Semua berlirik bahasa Inggris.

Meski menyuguhkan sludge metal dengan tempo lambat, anasir hardcore tetap terasa dalam kocokan gitar di lagu Anonymous yang berdurasi 4 menit 43 detik. Raungan gitar khas band-band sludge metal macam Neurosis membawa pendengar hanyut dalam suasana ekstasi. Formulanya: intro gitar down tempo yang panjang alias lebih dari 1 menit.

SSSLOTHHH baru memasukkan vokal ketika Anonymous memasuki 1 menit 36 detik. Lolongan Dede mengingatkan pada suara vokalis band sludge metal Amerika Serikat, Mike Williams. Namun, versi lebih cempreng. Vokal Dede juga sedikit mengingatkan pada vokal band-band black metal atau hardcore. Dede sendiri merupakan bekas personel band legendaris hardcore Kota Kembang yang sudah wafat, Domestik Doktrin.

Di lagu Deep Far and Beyond, SSSLOTHHH menampar telinga pendengar dengan lagu berdurasi 7 menit 38 detik. Ciri khas lagu-lagu post-metal.

SSSLOTHHH menyebut genre yang mereka usung atmospheric sludge metal. "Definisi musik kita sebenarnya merupakan produk dari band-band hardcore punk, Swedish d-beat, power violence, post metal, post rock, sludge, ambient, noise sampai black metal. Cuman dari situ semua kita tarik benang merahnya jadi atmospheric sludge metal dengan style kita sendiri," kata Dede.

Kelompok ini berdiri pada 2010. "Nama awal Sloth diambil dari binatang kukang yang emang sesuai dengan konsep musik awal kita lambat, malas, dan ngebosenin. Tapi seiring dengan berkembangnya waktu dan banyaknya influence yang masuk ke masing-masing personel maka kita bertiga sepakat mengganti nama sloth menjadi SSSLOTHHH," kata Dede.

SSSLOTHHH beranak Infinite Fracture setelah 'hamil' dua tahun. Misi SSSLOTHHH melahirkan Infinite Fracture sederhana. "Kita ingin konsep musik yang kita buat bisa didengar orang banyak," kata Dede. Sayangnya, Infinite Fracture hanya dicetak 200 kopi.

Karena itu, mini album SSSLOTHHH ini agak sulit dicari. Namun, pada 2013, SSSLOTHHH bersiap menggelontorkan album perdana. SSSLOTHHH bakal memasukkan lagu pertama yang mereka buat selama bermusik: Oracle. Lagu ini menceritakan tentang kerusakan masif akibat sesuatu yang disakralkan.

Bagi penggemar sludge metal atau post metal macam Eyehategod, Cult of Luna, dan Neurosis, mini album Infinite Fracture dari SSSLOTHHH hukumnya fardu alias wajib dimiliki.

KODRAT


10.20 | 0 komentar | Read More

Film Habibie & Ainun ke Luar Negeri  

Written By Unknown on Kamis, 03 Januari 2013 | 10.20

Mantan presiden BJ. Habibie (kiri) bersama Reza Rahadian (kanan) pemeran Habibie dalam film Habibie & Ainun pada konferensi pers film tersebut di Jakarta, Minggu, (15/7). ANTARA/Agus Apriyanto

Rabu, 02 Januari 2013 | 19:04 WIB

TEMPO.CO, Jakarta -- Mendapat respons positif di Indonesia, film Habibie & Ainun akan dibawa ke negara tetangga. "Rencananya, bulan ini mau dibawa ke Singapura," kata produser film Habibie & Ainun, Manoj Punjabi, saat dihubungi pada Rabu, 2 Januari 2013.

Malaysia juga menjadi target Manoj selanjutnya. Meskipun film tersebut sedang laris di Tanah Air, Manoj belum berencana membawa film itu ke festival film bergengsi di luar negeri.

"Kalau dibawa ke festival luar, belum ada. Untuk sekarang, kami masih melihat momentum yang ada di Tanah Air dulu," katanya.

Manoj mengklaim Habibie & Ainun sudah ditonton oleh 1,9 juta orang per 1 Januari 2013. Jumlah ini diprediksinya terus bertambah setiap hari. Ia juga berencana mendaftarkan film tersebut masuk Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Habibie & Ainun bercerita tentang kisah percintaan Presiden Republik Indonesia ketiga dengan almarhum istrinya. Tokoh Habibie diperankan oleh aktor Reza Rahadian, sedangkan Ainun oleh Bunga Citra Lestari.

YAZIR FAROUK


10.20 | 0 komentar | Read More

Rick Price Siapkan Lagu untuk Sang Cucu

Kamis, 03 Januari 2013 | 03:46 WIB

TEMPO.CO , Jakarta:Penyanyi asal Australia, Rick Price, akan membuat lagu untuk sang cucu, Isabella Rose. "Mungkin lagu itu untuk album terbaru saya nanti," kata Rick kepada Tempo di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Ahad, 30 Desember 2012.

Penyanyi tahun 1990-an ini sedang menyiapkan album baru. Dalam album baru itu, ada lirik  lagu yang disiapkan khusus buat sang cucu. Namun, Rick belum mendapat nada-nada yang pas. Sehingga, ia masih harus mempersiapkannya lagi.

Pelantun lagu Heaven Knows ini dikenal cukup dekat dengan cucu perempuannya. Rick dan sang cucu, yang berusia 9 tahun, tinggal di dua benua berbeda. Cucunya berada di Australia bersama ayah anak itu. Rick Price kini tinggal di Amerika bersama istrinya. Tampaknya jarak tak memisahkan kedekatan antara kakek dan cucunya itu.

Isabella sendiri, kata Rick, sangat menyukai lagu-lagu yang dibuat sang kakek. Lagu yang paling disukainya adalah You're Never Alone. "Dia sangat menyukai lagu yang saya buat untuk ayahnya, You're Never Alone. Tapi sebentar lagi dia akan memiliki lagu sendiri berjudul sesuai namanya, Isabella Rose," kata Rick.

MITRA TARIGAN


10.20 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger