Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Menyulap Genteng Menjadi Alat Musik

Written By Unknown on Senin, 05 November 2012 | 10.20

Senin, 05 November 2012 | 05:21 WIB

TEMPO.CO , Majalengka - Genteng dijadikan alat musik? Mungkin kita baru mendengarnya. Biasanya, genteng hanya digunakan sebagai alat peneduh rumah.

Tetapi masyarakat Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, bisa ''menyulap'' genteng menjadi alat musik. Sabtu, 3 November 2012 lalu, mereka membuat genteng mampu menghasilkan bunyi-bunyi yang merdu. Saat itu, sekitar 1.500 orang dari berbagai usia berkumpul di bekas pabrik gula Jatiwangi, Majalengka.

Mereka terdiri dari siswa Sekolah Dasar di 16 desa di Kecamatan Jatiwangi, siswa SMP dari 5 sekolah, siswa MAN, guru-guru se-kecamatan Jatiwangi, pamong desa, ibu-ibu PKK, karang taruna, camat, polsek, koramil dan berbagai unsur masyarakat lainnya.

Masing-masing memegang sebuah genteng lengkap dengan stiknya. Setelah dikomandai, secara serempak mereka memukulkan stik ke genteng. Setiap orang menyesuaikan pukulan ke genteng sesuai dengan petunjuk sebelas instruktur yang disiapkan.

Ketua panitia, Beben Nurberi menjelaskan harmonisasi ketukan bisa tercapai sehingga menghasilkan rampak 1.500 perkusi genteng karena mereka sudah berlatih selama 2 minggu. "Latihan dilakukan di tiap unsur penabuh secara terpisah dengan jadwal pagi, siang dan sore hari," katanya. Latihan didampingi oleh sebelas instruktur perkusi.

Diselenggarakannya rampak 1.500 perkusi, menurut Beben, mereka ingin memperlihatkan di Kabupaten Majalengka, khususnya Jatiwangi, memiliki potensi tanah liat. Tanah liat inilah yang kemudian dijadikan genteng. "Karenanya tak heran hingga kini Jatiwangi dikenal sebagai daerah pemasok genteng berkualitas tinggi di Indonesia," katanya.

Tidak cukup rampak 1.500 perkusi genteng, yang rencananya akan dicatatkan dalam museum record Indonesia (MURI), hingga 17 November mendatang diadakan juga berbagai kegiatan dalam rangkaian acara Ceramic Music Festival. Mulai dari pameran keramik di Galery Jaf Jatiwangi, seminar musik dan lokalitas.

Festival ini menghadirkan seniman musik dan keramik asal Amerika, Singapura dan Indonesia. "Mereka tinggal bersama dengan warga dan berkolaborasi membuat karya seni musik keramik, alat dan lagu.

IVANSYAH

Berita terpopuler lainnya:
Mirip Kate Middleton Wanita Ini Mendadak Terkenal
Kate Moss Bongkar Penderitaan di Dunia Modeling
Creed Belum Turun Panggung, Penonton Bubar
Apa Arti Angka 7 buat Rihanna  


10.20 | 0 komentar | Read More

Video 'Gangnam Style' Psy Dekati 'Baby' Justin Bieber  

Senin, 05 November 2012 | 08:22 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Video Gangnam Style Psy menjadi fenomenal. Psy, musikus K-Pop, mendunia lewat gaya kuda lumpingnya itu.

Di YouTube, Psy hanya butuh waktu empat bulan untuk bersaing dengan Justin Bieber, penyanyi muda yang tenar berkat video yang diunggah ibunya di YouTube. Gangnam Style--diunggah 15 Juli 2012--sudah ditonton lebih dari 639 juta orang.

Padahal video Justin Bieber ft Ludacris, Baby, butuh waktu dua tahun untuk bisa mencapai 795,8 juta orang penonton. Video Baby yang diunggah sejak 19 Februari 2010 menjadi terpopuler pada tahun lalu.

Guinness mencatat Gangnam Style sebagai video yang terbanyak ditonton. Mengalahkan video LMFAO, Party Rock Anthem, yang diunggah sejak 8 Maret tahun lalu. Kini, video LMFAO ini ditonton 496,8 juta orang. Masih kalah dari dua video terpopuler tahun lalu yang berada di bawah Justin Bieber, Jennifer Lopez performing On The Floor feat. Pitbull (616,5 juta penonton) yang diunggah pada 3 Maret 2011, dan Eminem ft Rihana Love the Way You Lie (510,9 juta) yang diunggah pada 5 Agustus 2010.

Berikut ini sejumlah video musik yang banyak ditonton di YouTube dua tahun terakhir hingga Ahad, 4 November 2012.

1. Justin Bieber ft Ludacris Baby; 795,801,057 (19 Februari 2010)
2. PSY Gangnam Style; 639,998,164 (15 Juli 2012)
3. Jennifer Lopez performing on The Floor feat. Pitbull, 616,585,7373 (Maret 2011)
4. Eminem ft Rihana Love the Way You Lie; 510,938,714 (5 Agustus 2010)
5. LMFAO ft Laurent Bennet Party Rock Anthem; 496,858,500 (8 Maret 2011)
6. Shakira Waka-waka; 498,357,567 (4 Juni 2010)
7. Adele Rolling in the Deep; 346,784,220 (30 November 2010)
8. Bruno Mars; 343,097,118 (15 April 2011)
9. Nicki Minaj Super Bass; 290,008,994 (5 Mei 2011)

BERBAGAI SUMBER | YOUTUBE | WANTO

Berita Terpopuler
Orang Tua Menari Gangnam Style di Balekambang
Menyulap Genteng Menjadi Alat Musik
Diky Candra Rayakan Ultah dengan Pesta Jengkol
Peran Idaman Asmirandah di Jakarta Hati 
Untung S. Radjab `Tertawakan Diri Sendiri`  


10.20 | 0 komentar | Read More

Demi Creed, Ribuan Penonton Antre di Gandaria City

Written By Unknown on Minggu, 04 November 2012 | 10.20

Sabtu, 03 November 2012 | 20:46 WIB

TEMPO.CO, Jakarta -Sebagai satu pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan, Gandaria City kerap dipenuhi pengunjung. Terutama pada akhir pekan. Namun di Sabtu malam ini, 3 November 2012, suasana Gandaria City lebih sesak ketimbang pekan biasanya. Ribuan orang tampak mengular pada lantai dua pertokoan itu.

Kedatangan orang-orang ini bukan untuk berbelanja. Mereka rela mengantre demi menonton band asal Amerika Serikat, Creed. Ya, rencananya Creed bakal naik panggung perayaan Guinness Arthur''s Day yang digelar pada ruang serba guna, lantai tiga, mal itu. "Nggak apa antre lama, yang penting bisa nonton Creed," kata Agung, seorang calon penonton.

Setelah mengantre pertukaran tiket, penonton harus melewati pintu sensor terlebih dulu yang berada di depan eskalator. Dari sana mereka langsung naik ke lantai tiga, menuju ruang serba guna. Sebelum masuk ke lokasi konser, calon penonton terlebih dulu bisa berpose di depan photo booth. Mereka juga bisa mencoba foto Instagram yang disediakan sponsor konser, Guinness.

"Foto instagram bisa di-tweet-kan dengan mention @GUINNESSID dan hastag #ARTHURSDAY," kata Ayu, penjaga stan. "Setelah mention, nanti fotonya bisa cetak di sini, dan diambil."

Yudhi, satu penonton yang mampir ke stan Instragram menyatakan terkesan dengan persiapan konser Creed kali ini. Kata dia, jarang ada pertunjukan musik yang menyediakan latar untuk foto penonton dengan editan berupa Instagram seperti ini. "Nonton konser dan dapat foto Instagram, keren konsepnya," ujar dia.

Sekitar pukul 07.30, ruang serba guna tempat konser Creed digelar sudah hampir dipenuhi penonton. Konser belum dimulai, namun satu band luar negeri tengah bernyanyi di atas panggung. Konser sendiri baru dimulai pukul 08.00 dengan band pembuka Efek Rumah Kaca.

CORNILA DESYANA

Berita Terpopuler
Istana: Tak Ada Barter Tangguh dan Gelar Ksatria 
Merpati Terbang Jakarta-Bima Rp 50 Juta 
Siapa Bilang Sulit Mengurus Surat Tilang? 
Dahlan Iskan: Ada Sekitar 10 ''Pemeras'' BUMN 
KPK Kantongi Bukti Aliran Dana Hambalang  
Beginilah Jatuh-Bangun Creed di Dunia Musik


10.20 | 0 komentar | Read More

Popularitas Psy Di Youtube Hampir Kalahkan Bieber

Savannah Guthrie (kiri), pembawa acara "Today", ikut menari Gangnam Style bersama rapper Korea Selatan Psy saat acara NBC "today" di Rockefeller Plaza, New York, (14/9). zimbio.com

Sabtu, 03 November 2012 | 21:44 WIB

TEMPO.CO, Seoul - Lagu "Gangnam Style" yang dibawakan penyanyi Korea Selatan, Psy, menjadi yang paling banyak ditonton kedua di YouTube setelah Justin Bieber. Lagu ini berhasil mengumpulkan 620 juta hit hingga hari ini.

Penyanyi 34 tahun, yang nama aslinya adalah Park Jae-Sang, menjadi terkenal di seluruh dunia setelah ode-techno "Style Gangnam"-nya menjadi hit di seluruh dunia menyusul debutnya pada bulan Juli.

Video klip yang populer dengan tarian ala orang berkuda ini mengalahkan video tarian Jennifer Lopez, "On the Floor". Lagu ini berada di urutan kedua setelah Justin Bieber, yang telah mengantongi lebih dari 795 juta.

John Hirai, kepala YouTube wilayah Korea-Jepang mengatakan dalam sebuah konferensi di Seoul bahwa Psy akan melewati Bieber sebagai rekaman yang paling banyak ditonton  dalam waktu sekitar satu bulan.

Menurutnya, rahasia sukses Psy membetot perhatian warga Youtube terletak pada kecepatannya mengunggah video sekuel di website resminya, serta cuplikan dari pembuatan video dan wawancara. Hal ini membuat banyak orang yang ingin tahu lebih banyak tentang dia dan "Gangnam Style.

"Dia datang dengan paket total," kata Hirai mengibaratkan. "Aku terjun dalam bisnis musik selama 25 tahun lebih dan aku belum pernah melihat fenomena begini. Aku tidak pernah membayangkan hal seperti ini sebelumnya, apalagi datang dari Asia."

Psy kini duduk di urutan nomor dua dalam chart Billboard Hot 100 di Amerika Serikat selama enam pekan berturut-turut, setelah sebelumnya menduduki peringkat pertama di Inggris dan Australia.

YONHAP | TRIP B


10.20 | 0 komentar | Read More

Penghargaan Tertinggi Vokalis Creed: Bertemu Istri

Written By Unknown on Sabtu, 03 November 2012 | 10.20

Sabtu, 03 November 2012 | 06:25 WIB

TEMPO.CO , Jakarta: Vokalis band rock asal Amerika Serikat Creed, Scott Stapp, ternyata sosok penyayang keluarga. Hal itu terungkap saat ditanya apa penghargaan tertinggi yang diterimanya selama ini.

"Bertemu istri saya (Jaclyn Nesheiwat). Pokoknya bila berkumpul bersama keluarga dan anak-anak saya itu penghargaan tertinggi," ujar Stapp dalam jumpa pers di Kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat, 2 November 2012.

Menurut Stapp, keluarga adalah segala-galanya. Apalagi kata dia, ada kenikmatan sendiri saat melihat langsung perkembangan anak-anaknya, Milan Hayat Stapp dan Daniel. "Anak-anak saya lagi tumbuh. Dan itu yang bisa dan bikin saya senang," katanya.

Hal senada diungkapkan Mark Tremonti, pemain gitar Creed. Bila jadwal tur Creed rehat, hal pertama yang dilakukannya adalah menghabiskan waktu bersama keluarga. "Biasanya saya keluar bersama anak-anak. Keluarga itu sangat penting," ujarnya.

Kedatangan Creed ke Indonesia untuk meramaikan perayaan Guinness Arthur''s Day. Stapp dkk dijadwalkan beraksi di empat kota Indonesia; Surabaya, Jakarta, Makassar, dan Medan. Saat ini mereka tengah bersiap untuk menghibur penggemarnya di Gandaria City, Jakarta, Sabtu, 3 November 2012.

YAZIR FAROUK

Berita lain:
Burgerkill Sebarkan Virus di Soundrenaline 2012 
Indonesian Music Expo Digelar Pekan Depan di Bali 
Beli Lucasfilm, Disney Bikin Star Wars Versi Baru
Akhir Pekan Ini, Noah Gebrak Jakarta
Musik Andra and The Backbone Ada Sentuhan Rock  


10.20 | 0 komentar | Read More

Gangnam Style, Satire Ketimpangan Sosial di Korsel

Sabtu, 03 November 2012 | 09:31 WIB

TEMPO.CO, Seoul - Populernya "Gangnam Style" di banyak negara, membawa dampak lain: makin banyak orang yang belajar tentang Korea. Awalnya, adalah penasaran pada syairnya. Banyak orang bertanya-tanya tentang arti dari lirik lagu itu.

Bahkan, BBC pernah membuat program khusus untuk mempelajari syair lagu ini. Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat bahkan secara khusus mengirimkan email untuk menjelaskan syaitr lagu ini: apakah membawa pesan-pesan "tersembunyi" atau tidak.

Harian Korea Selatan, Chosun Ilbo, menyatakan, syair "Gangnam Style" lebih banyak bercerita tentang perubahan sosial yang kini tengah terjadi di negeri itu. "Kalau ingin tahu tentang Korea, pelajari syair Gangnam Style," tulis mereka.

Syair lagu ini awalnya berbunyi, "Seorang gadis yang hatinya semakin panas ketika malam datang, seorang pria meneguk semua kopinya sebelum mendingin, seorang gadis yang tampak tenang tapi menjadi sebaliknya ketika dia bermain, Sekarang mari kita pergi sampai akhir."

Gangnam adalah nama distrik di Korsel, yang dulu kaya raya dengan hasil pertanian. Namun kini semua berubah. "Gangnam hanya sepotong kecil dari Seoul, tapi  mengilhami campuran rumit antara keinginan, iri hati, dan kebencian," tulis Associated Press.

Gangnam, yang secara harfiah berarti "selatan sungai," luasnya hanya setengah ukuran kota Manhattan. Sekitar 1 persen dari populasi Seoul tinggal di sana, tapi banyak dari penduduknya yang sangat kaya. Biaya rata-rata apartemen Gangnam sekitar US$ 716.000, angka yang bagi rumah tangga biasa Korea Selatan baru bisa didapatkan selama 18 tahun.

Bisnis dan kekuasaan pemerintah di Seoul selalu di utara Sungai Han, di lingkungan sekitar bekas istana kerajaan. Gangnam yang ada di selatan sungai, bagaimanapun, adalah surga baru ketika utara makin hiruk-pikuk.

Saat harga apartemen terus meroket, pemilik tanah dan spekulan ibaratnya menjadi kaya mendadak dalam semalam. Keluarga kaya di wilayah ini menjadi makin kaya, namun tidak bagi mereka yang miskin.

Harian Guardian Inggris mengatakan "Gangnam Style" adalah parodi kesenjangan antara kaya dan miskin pada masyarakat Korea. Lagu lain Psy,  "Right Now," yang disebut-sebut sebagai memiliki potensi untuk menjadi "Gangnam Style" berikutnya, adalah sama.

"Lagu-lagu Psy ibarat ventilasi untuk keinginan masyarakat atas ketidakpuasan," tulis media ini.

CHOSUN ILBO | TRIP B


10.20 | 0 komentar | Read More

Sawung Jabo dan Sirkus Barock Luncurkan Album Baru  

Written By Unknown on Jumat, 02 November 2012 | 10.20

Kamis, 01 November 2012 | 13:04 WIB

TEMPO.CO, Yogyakarta - Sawung Jabo bersama kelompok Sirkus Barock dan sejumlah musikus muda asuhannya akan melepas album terbaru berjudul Anak Angin di Gedung Societiet Taman Budaya Yogyakarta, Kamis malam ini, 1 November 2012, pukul 19.30. Dalam album keenamnya ini, Sawung Jabo menampilkan 11 lagu yang dua di antaranya merupakan lagu lama, yaitu Goro-Goro dan Tuhan Itu…?.

Album ini proses pembuatannya berlangsung selama tujuh bulan, sejak dimulai awal tahun lalu. Peluncurannya akan dilakukan lewat lewat konser perdana gratis yang melibatkan kelompok orkestra dari Institut Seni Yogyakarta. "Sirkus Barock lahir di sini, besar di sini, banyak mendapat ilmu dari sini, maka ini gratis," ujar Jabo.

Musikus bernama asli Mochamad Djohansyah itu menuturkan, pada album terbarunya ini, dia sengaja "mengerem" segala aktivitas dalam merespons dunia luar. "Kali ini, saya tidak lagi gegap gempita menyerang keluar, tapi menyerang ke dalam diri saya sendiri. Separuhnya lebih berisi kontemplasi, kritik ke dalam," kata Jabo.

Jabo dengan Barock selama ini dikenal getol memasukkan lirik keras tentang keadaan sosial yang terjadi di Tanah Air, khususnya praktek politik ngawur, pemerintahan yang kacau, juga konflik horizontal yang makin panas. "Sekarang semua realitas yang pernah dilihat itu disarikan kembali, direnungkan untuk melihat diri sendiri."

Jabo mengungkapkan, kesulitan yang dia alami selama membuat album keenam ini adalh ketika dia mencoba menerjemahkan kontemplasi atas hidupnya kepada personel Sirkus Barock. "Sulit sekali menerjemahkan hasil perenungan pribadi agar menjadi satu penghayatan yang klop dengan personel yang banyak jumlahnya," kata musikusi kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 4 Mei 1951 itu. Album ini diproduksi pertama sebanyak 1.000 keping.

Pegiat komunitas jazz Yogyakarta, Aji Wartono, mengatakan album ini bukan sekadar penggambaran reaksi terhadap realitas kehidupan sehari-hari masyarakat, tapi juga hasil aksi dan reaksi kontemplasi Jabo dan Barock dalam memaknai kenyataan. Sebelumnya, pada pukul 15.30, digelar acara "Nyawung Jaboan", berupa pentas sejumlah kelompok yang dipelopori Folk Mataram Institute yang membawakan karya Sawung Jabo.

PRIBADI WICAKSONO


10.20 | 0 komentar | Read More

Skyfall, James Bond Bisa Jenaka

Jum''at, 02 November 2012 | 06:14 WIB

TEMPO.CO , Jakarta: M berdiri di balik mejanya. Di hadapan dia, sejumlah agen tengah memantau data pada komputer jinjing. M sendiri tidak terlalu memperdulikan apa yang ada di hadapannya. Semua perhatiannya tercurah pada alat pendengaran di telinganya.

Sesekali M mengucapkan perintah. Tiap perintah yang ia berikan dapat mengubah jalan hidup seseorang. Termasuk Bond, James Bond.

Si agen kepercayaan M itu sendiri tengah mengejar pembunuh bayaran, Patrice, di Turki. Pemangsa berdarah dingin ini menjadi incaran 007 setelah mencuri data milik M16. "Tembak," perintah M ke agennya.

"Dor!" Suara tembakan terdengar di telinga M. Kemudian, perempuan tua itu terdiam. Menatap hujan yang menderas di Kota London.

Skyfall adalah judul ke-23 dari film James Bond. Di usia 50 tahun, Bond masih diperankan oleh Daniel Craig, sama seperti seri sebelumnya: Casino Royale (2006) dan Quantum of Solace (2008).

James Bond merupakan tokoh rekaan novelis Inggris, Ian Flemming, pada 1953. Kemunculan Bond sendiri dipicu dengan kondisi Perang Dunia II. Kala bertebaran agen mata-mata di seluruh dunia.

Karenanya, Flemming menciptakan Bond dalam karakter yang penuh prasangka dan menyelesaikan segala masalah dengan pistol. Itu gambaran James Bond di awal kelahirannya.

Kini perang dingin sudah selesai. Dan James Bond muncul dengan tabiat berbeda. Dia bukan lagi sosok pria dingin dan kaku. Sekarang Bond tampil dengan santai.

Di beberapa adegan, penulis naskah John Logan, Neal Purvis, dan Robert Wade berani memberikan dialog jenaka untuk Bond. Mereka juga menggambarkan M dan musuh Bond, Raoul Silva (Javier Bardem), sebagai agen yang bisa bersikap tenang, santai, dan sesekali berkelakar.

Serius tapi santai. Begitulah tokoh Skyfall. Hasilnya mereka membuat penonton tertawa tanpa harus berbuat konyol terlebih dulu. Menariknya, kelucuan itu datang dalam naskah yang ringan. Jadi tidak perlu berpikir dulu sebelum terbahak.

Dalam banyak seri, James Bond diperankan oleh aktor yang menawan. Tapi dibanding dengan pendahulunya, Timothy Dalton dan Pierce Brosnan, Daniel Craig kurang memesona.

Craig memang sempat menggoda rekan kerjanya di M16. Dia juga sempat meniduri Sévérine (Bérénice Marlohe). Tapi tetap saja, Craig tidak memunculkan karakter lelaki mata keranjang. Rasanya dia bukan tipe perayu. Tidak seperti yang digambarkan James Bond selama ini.

Lain lagi dengan sang musuh, Raoul Silva (Javier Bardem). Di Skyfall, permainan Bardem begitu mulus. Sebagai Silva, Bardem memiliki banyak dendam. Tapi ia membalas tanpa menunjukkan amarah ke sasarannya.

Bahasa tubuh Silva tetap tenang dan santai. Hanya wajahnya saja yang menyiratkan kekecewaan. Selain jago berakting, Bardem juga mendapat bantuan dari tim tata rias. Di balik kondisi normal, kulit muka Silva bisa berubah seperti tengkorak, dalam sekejap. Keren!

Silva kerap juga membuat mimik serta melontarkan kalimat lucu. Dan meski jahat, Bardem bisa memendam rasa benci penonton. Alih-alih tidak suka, muncul iba kepda mantan agen M16 itu. Silva memang pertama kali bertemu Bond di SkyFall, tapi ia berhasil menandingi peran si tokoh utama.

Untuk kostum ceweknya Bond, Skyfall menggunakan rancangan Jany Temime. Gaun hitam itu dikenakan Sévérine di sebuah klub judi, Macau. Pada sisi depan gaun, Temime menggunakan kain satin. Selain bagian itu, semua sisi terbuat dari kain tile yang transparan. Dan tanpa kain atau backless di sisi punggung.

Agar gaun terlihat gemerlap, Temime menaburkan 60 ribu kristal yang dijahit tangan. Yang unik, potongan kain satin di bagian depan tidak mengikuti lekuk tubuh Sévérine. Tapi berjarak sekitar tiga centimeter dari sisi luar pinggang dan berbentuk meliuk seperti biola. Memberikan efek sungguh langsing.

Pada banyak film, sutradara dan pembuat naskah cenderung menaruh konflik di tengah cerita. Pada adegan awal, mereka memberikan ruang bagi pemain untuk memperkenalkan diri ke penonton. Perlahan timbullah pertentangan.

Dalam Skyfall, konflik muncul sejak detik awal. Bersama rekannya, Bond hilir-mudik mengejar sang musuh. Di sekitar mereka peluru-peluru bermuntahan. Tak ketinggalan, hantaman bogem mentah dari Patrice. Dan penonton pun terkesiap waktu bunyi tembakan meletus.

James Bond selalu bisa menormalkan adrenalin penonton yang keburu naik di babak awal. Sebelum masuk ke adegan selanjutnya, James Bond bakal menampilkan babak pembuka. Berisi gambar abstrak, soundtrack film, serta nama pemain serta kru film. Dan di Skyfall, sutradara Mendes tetap mempertahankan konsep itu. Keren!

Skyfall menawarkan jalan cerita bagus, naskah ringan dan lucu, serta akhir yang tak biasa. Dengan semua itu, rasanya tidak salah kalau Skyfall diberikan predikat bintang delapan. Meski begitu, sebaiknya tidak mengajak anak di bawah usia 17 tahun untuk menonton aksi Bond. Sebab seperti film terdahulu, ada adegan syur di Skyfall.

Skyfall

Sutradara: Sam Mendes
Penulis Naskah: John Logan, Neal Purvis, dan Robert Wade
Pemain: Daniel Craig, Javier Bardem, Judi Dench, Ralph Fiennes, Naomie Harris, Bérénice Marlohe, dan Albert Finney.
Produksi: Eon Productions
Disistribusikan: MGM dan Sony Pictures Entertainment
Durasi: 143 menit
Tanggal main: 1 November 2012
Genre: Laga

CORNILA DESYANA

Berita Terpopuler
Koran Vatikan Bahas Film James Bond Skyfall
Beli Lucasfilm, Disney Bikin Star Wars Versi Baru
Sineas Muda Purbalingga Berjaya
Pulp Fiction dan Reservoir Dog Akan Tayang Kembali
50 Tahun James Bond: Lahir dari Novel dan Cerpen


10.20 | 0 komentar | Read More

Koran Vatikan Bahas Film James Bond Skyfall

Written By Unknown on Kamis, 01 November 2012 | 10.20

Mobil Aston Martin yang digunakan James Bond dipajang pada acara pemutaran perdana film terbaru agens rahasia Inggris tersebut yang berjudul ''Skyfall'' di Royal Albert Hall, London October (23/10). REUTERS/Chris Helgren

Kamis, 01 November 2012 | 05:28 WIB

TEMPO.CO , Vatikan:  Kejadian langka terjadi di Vatikan, Selasa lalu. Koran Vatikan, yang biasanya berisi berita agama dan pidato kepausan, kali ini membuat tulisan tentang film terbaru James Bond.

Film Skyfall, oleh harian l''Osservatore Romano, disebut sebagai salah satu film terbaik dari 23 film James Bond selama 50 tahun. Ditulis besar-besar dengan judul "007 License to Cry", harian tersebut menyebut agen mata-mata terkenal itu bisa menangis sehingga menunjukkan bahwa, "Dirinya lebih manusiawi dan lebih nyata."

Pada artikel kedua, ditulis mengenai aktor-aktor yang pernah memerankan James Bond, dari Sean Connery hingga pemeran terbaru, Daniel Craig.

Setidaknya, film terbaru James Bond ini menunjukkan bagaimana media di Vatikan mengalami perubahan.

Sejak memimpin pada 2007, pemimpin redaksi Gian Maria Vian secara perlahan mulai menampilkan tulisan terbaru tentang tren dan bisnis, selain persoalan gereja. Paus Benediktus memberikan mandat kepada Vian untuk meracik ulang media yang sudah berusia 151 tahun itu.

Meski hanya memiliki eksemplar 15 ribu, koran itu kini sudah mulai banyak diisi penulis wanita, berita-berita internasional, tampilan yang lebih modern, serta cetakan yang lebih enak dipandang.

REUTERS | RAJU FEBRIAN

Berita Terkait:
50 Tahun James Bond: Ian Fleming, Keluarga Kaya
50 Tahun James Bond: Ian Fleming, Mata-mata AL 
50 Tahun James Bond: Senjata dan Mobil
50 Tahun James Bond, ''Menengok'' Ian Fleming 
Setengah Abad James Bond  


10.20 | 0 komentar | Read More

Star Wars Episode Baru Rilis 2015

Kamis, 01 November 2012 | 07:50 WIB

TEMPO.CO, Los Angeles - Setelah berhasil mengakuisisi Lucasfilm, Disney berencana merilis sebuah film Star Wars baru episode ketujuh pada 2015.

Film luar angkasa terpopuler ini akan diteruskan pembuatannya hingga episode sembilan. Satu film baru akan muncul tiap 2 atau 3 tahun setelahnya.

Episode terakhir Star Wars diproduksi pada 2005 lalu dengan judul Revenge of the Sith. Disney meyakini ada permintaan terpendam yang substansial untuk meneruskan ke episode berikutnya.

George Lucas meluncurkan Lucasfilm pada tahun 1971 dan edisi Star Wars pertama dirilis pada 1977. "Saya selalu percaya bahwa Star Wars bisa hidup di luar saya. Itu penting untuk mengatur transisi selama hidup saya,'' ujar Lucas.

Lucasfilm juga merupakan perusahaan produksi dibalik film Indiana Jones dan film fantasi Willow and Labyrinth.

Ketika film Star Wars dirilis pada 1990-an dan 2000-an, meski film ini masuk dalam daftar box office namun ternyata tak banyak diterima dengan baik oleh fans. Josh Dickey, film editor majalah Variety mengatakan bahwa Disney sangat cocok untuk memperbarui citra Star Wars.

"Disney pandai menciptakan branding. Mereka begitu pandai bekerja dengan kekayaan intelektual untuk menggaet penggemar. Pemasarannyapun sangat baik," ujar Dickey.

Bahkan menurut dia, berita bahwa Disney me-reboot Star Wars jauh lebih menarik untuk penggemar daripada hanya sekedar berita bahwa Star Wars akan berubah menjadi bentuk lain.

BBC | SPACE | ISMI WAHID

Berita hiburan lainnya:
Beli Lucasfilm, Disney Bikin Star Wars Versi Baru
Koran Vatikan Bahas Film James Bond Skyfall
Brayut Jadi Tuan Rumah Ngayojazz 2012
Ini Para Pemenang Gambara Photo Award 2012 
Zulkifli Menang Lomba Foto Indonesia 2012


10.20 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger